Copyright 2017 - Custom text here

Selamat jalan Gusdur,Selamat berjuang GusAhok

Princes - Dua idola duduk dalam satu meja,yg satu bapak pluralisme yg satu lagi pejuang pluralisme, karena mereka pendobrak sekat2 perbedaan sosial yg mengatas namakan agama dan etnis, mereka sama2 tegas,ceplas-ceplos,jujur dan apa adanya, mereka memilih menjadi dirinya sendiri daripada memakai topeng kebaikan yg biasa dipakai politikus kotor untuk membungkus kebusukannya, Ahok mungkin bukan anak Biologis Gusdur tapi Ahok adalah anak Idiologis gusdur, seperti halnya Joko Widodo yg menuruni sifat Idiologis Soekarno.

Foto ini menceritakan betapa dekatnya Gusdur dengan Ahok, sampai2 dulu sewaktu ahok kalah dalam persaingan Pilgub Babel dan aroma indikasi kecurangannya sangat kental Gusdur mau menurunkan ratusan ribu banser ke Babel.
Tapi ahok lebih memilih menerima kekalahan untuk menjaga keamanan dan kententraman masyarakat Babel.

 

 

Seorang pemimpin sejati adalah orang yang melihat lebih banyak dari pada yang dilihat orang lain, melihat lebih jauh dari pada yang dilihat orang lain, dan melihat sebelum orang lain melihat, dan Gusdur sudah melihat jauh sebelum orang lain tau seperti apa ahok, hingga dia rela dicap Islam Liberal karena ikut mendukung Ahok,tp sekali lagi sejarah mencatat waktu adalah pengadil yg paling adil dan bijak yg bisa membuktikan baik buruknya keribadian dan tingkah laku seseorang.

Selamat jalan Gusdur,Selamat berjuang GusAhok..

 

 

Baca Juga : 

News Sejarah

 

Get Adobe Flash player

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Social Media

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||
f t g m