Copyright 2017 - Custom text here

Pengangkatan Tito Sebagai Kapolri Adalah Salah Satu Bukti Jokowi Bukan Boneka Partai

Princes - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Tito Karnavian resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Rabu, 13 Juli 2016. Tito tercatat sebagai Kapolri termuda dalam Korps Bhayangkara, setidaknya beliau melangkahi 5 senior diatasnya seperti Wakapolri saat ini Budi Gunawan, kepala BNN Budi Waseso dll.

Dipilihnya Tito Karnavian sebagai orang nomor satu di Korps Kepolisian menunjukan Jokowi bukanlah Presiden boneka atau petugas partai yang harus menuruti semua keinginan partai pendukungnya,padahal dari daftar nama2 yg diusulkan Wanjakti menjadi calon Kapolri tidak ada nama Tito karnavian, Kompolnas dan Wanjakti menilai Tito masih Terlalu muda masih ada senior2 diatasnya yg lebih pantas menjadi calon Kapolri, tapi sekali lagi Jokowi menunjukan betapa Koppignya dia, pakde ngak peduli pak tito masih muda, Jokowi lebih melihat prestasi yg sudah diraih Tito Karnavian selama ini. tidak munculnya nama Tito banyak ditafsikan orang bukan hanya karena usianya yg masih muda, tp ada indikasi kelompok2 tertentu yg tidak mengiinginkan Beliau menjadi Kapolri karena takut kepentingannya tergangu, karena Pak Tito terkenal sebagai seorang Polisi yang bersih dan tegas.

 

 

Tito Karnavian bisa dibilang Rising Star di Polri, nama Tito melesat saat dirinya pada tahun 2001 memimpin tim Kobra yang berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dalam kasus pembunuhan hakim agung Syafiludin, Tahun 2005, beliau berhasil melumpuhkan teroris Azahari Husin dan kelompok di Batu, Malang Jawa Timur. Ia turut mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Kombes Pol dan Tahun 2009 Pak Tito juga termasuk perwira yang bergabung dalam tim penumpasan jaringan terorisme pimpinan Noordin Mohammad Top. setelah itu beliau menjabat menjadi Kapolda Papua,Kapolda Metro Jaya dan terakhir menjadi Kepala BNPT.

Tugas berat sudah menanti beliau seperti mengembalikan nama baik Polisi dimata masyarakat, diharapkan dibawah kepemimpinan beliau jangan ada lagi pungli2 dalam pengurusan SIM, Perpanjangan STNK, kasus damai ditempat saat ditilang atau praktek menyogok saat seleksi penerimaan anggota polisi baru.

Tapi pekerjaan terbesar dan terberat beliau adalah menangngani isu ISIS yang akan menjadikan Indonesia musuh utama yg harus diperangi, karena kejengekelan mereka melihat upaya aksi2 terorisme yg mereka lakukan selama ini di Indonesia bisa dibilang GAGAL total karena tidak menimbulkan rasa panik atau kekacauan.

Coba bayangkan betapa geramnya mereka saat melihat masyarakat Indonesia seperti melihat konser Dangdut Koplo saat anak buah mereka melakukan aksi teror disarinah tahun kemarin, tukang sate malah asik ngipasi satenya saat peluru bersliweran dimana2, tukang kacang tetap asik jualan saat Bom meledak dan hanya dianggap sebagai petasan imlek, ISIS itu ditakuti di Paris,London,Brusel atau di Timur Tengah, jadi saat melihat reaksi masyarakat Indonesia yang anteng dan adem ayem plus malah membuat meme2 kocak soal mereka, pasti hati dan perasaan mereka hancur berkeping-keping, lebih sakit dari Jomblo yg mau nikah 3 hari lagi tapi calonnya kabur dengan orang lain.

Sambil meremas seprei Bos ISIS pasti mengumpat " Sungguh TERLALU, Aku tuh ngak bisa diginiin tau.."

So, Untuk Pak Tito selamat bertugas, tolong libas juga pak para pria berdaster yg sering megang fentungan, karena selama ini mereka hoby banget membuat keonaran, habisi saja ormas2 yg membenci dan memusuhi Pancasila, bapak sudah buktikan itu saat jadi Kapolda Metrojaya, para pria berdaster ini ngak berkutik tp jadi beringas lagi dengan merusak kantor KPK setelah bapak diangkat jadi kepala BNPT.

 

Bagi kaum logika kaos kaki yg masih mengatakan Jokowi Presiden Boneka Partai, sudah banyak bukti yg ditunjukan pakde kalau beliau tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun contohnya lihat Budi Gunawan gagal jadi Kapolri walau partai pendukungnya marah2 karena merasa tidak dihargai, lihat saat ini Rini tetap jadi menteri BUMN walau hampir semua anggota DPR memusuhinya tp kalau sudah lihat contohnya dan ttp ngeyel bilang Jokowi Presiden boneka partai hayo kalian cuci muka dulu sono jgn lpa cuci kaki juga habis itu bobo2 siang sama Eyang

 

Get Adobe Flash player

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Social Media

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||
f t g m