• Ekonomi

  • Politik

  • Sejarah

  • Hukum

  • Travel & Sex

  • Life Style

Copyright 2017 - Custom text here

Video

Video

Video

Imigrasi Tangkap 7 Pekerja Tiongkok

Princes - Sudah Seharusnya Kita Berterimakasih Pada Pemerintah Sekarang, Karena Banyak Tenaga Asing Yang Tertangkap Imigrasi, Ingat Tenaga Asing Ilegal itu sudah banyak sejak Jaman ORDE BARU, Itu Harus Kita Sadari telebih dahulu, Faktanya memang sudah banyak TKA dari berbagai Negara yang lebih dari 4 Tahun Ilegal di Indonesia,.

PETUGAS Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Jawa Timur, menangkap tujuh pekerja asing asal Tiongkok yang bekerja sebagai teknisi perusahaan besi dan baja di Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Saat mereka terjaring razia Operasi Waspada tersebut, petugas imigrasi sebenarnya mendapati 23 orang tenaga kerja asing (TKA).

Namun, setelah pemeriksaan dilakukan, hanya 16 pekerja yang memiliki surat izin tinggal terbatas.

Sementara itu, ketujuh pekerja Tiongkok hanya bisa menunjukkan surat izin kunjungan dan tidak dilengkapi dengan rekomendasi dari Kementerian Ketenagakerjaan. "Seharusnya masa kunjungan mereka hanya sampai 60 hari," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya Agus Widjaya, Rabu (28/12) malam.

Ketujuh WNA yang menyalahgunakan izin tinggal tersebut berinisial WG, TY, LX, LJ, LC, WB, dan HJ. Agus menerangkan mereka datang ke Indonesia melalui Bandara Juanda pada 21 November 2016 lalu. Di Indonesia mereka bertugas melakukan perbaikan dan pemeliharaan mesin produksi.

 

 

Perusahaan yang mempekerjakan mereka bekerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok yang mendatangkan mesin produksi sejak dua tahun lalu.

Sesuai dengan aturan, apabila persidangan memutuskan mereka bersalah, ketujuh WNA itu akan menjalani hukuman terlebih dahulu di Indonesia sebelum dideportasi.

Kepala Divisi Imigrasi Kemenkum dan HAM Jawa Timur Lucky Agung Binarto mengatakan pemeriksaan intensif terhadap tujuh pekerja Tiongkok yang melanggar keterangan izin tinggal sementara (Kitas) terus dilakukan.

Menurutnya, banyak TKA ilegal yang menyalahgunakan visa kunjungan untuk bekerja di Jatim.

Pengawasan terhadap TKA ilegal terus digencarkan. Bupati Boyolali Seno Samudera, misalnya, telah memerintahkan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk memelototi dokumen keberadaan ratusan TKA.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar juga meminta jajarannya agar waspada. "Yang ilegal kita tidak tahu, bisa jadi banyak. Mungkin tidak sebombastis sekian puluh juta Orrang, tapi yang jelas sudah banyak yang dideportasi dan ditangkap. Dari Surabaya saja sudah ada 200 orang yang dideportasi dari sekian banyak potensi ancaman," kata Deddy.

Dinas Tenaga Kerja Kota Batam yang menyebutkan ada 6.000 TKA resmi yang bekerja di Batam.

Namun, aktivis buruh setempat menyangsikan data itu. Sebagai kota industri, Batam dikenal sebagai surga bagi TKA ilegal.

"Coba razia rumah toko yang jumlah ratusan di Batam. Banyak TKA dari Tiongkok dan negara lain. Ada yang tinggal di apartemen. Bahkan gaji mereka pun dibedakan," kata aktivis buruh Kota Batam, Juanda.

Menurut Kadisnaker Kota Batam Rudy Sakyakirti, terakhir kali razia bersama Imigrasi dilakukan tiga bulan yang lalu.

 

 

-Sumber  http://www.mediaindonesia.com/news/read/85126/imigrasi-tangkap-7-pekerja-tiongkok/2016-12-30#sthash.8YMwGsXO.dpuf

 

Get Adobe Flash player

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Social Media

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||
f t g m