• Ekonomi

  • Politik

  • Sejarah

  • Hukum

  • Travel & Sex

  • Life Style

Copyright 2017 - Custom text here

Video

Video

Video

Cetak Calon Tenaga Kerja Luar Negeri yang Demand Drive

Princes - Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Drg. Elia Rosalina, MARS, M.Si mengharapkan kedepannya agar institusi pendidikan bisa mencetak calon tenaga kerja luar negeri yang demand drive, hal tersebut diutarakan pada Seminar Peluang Kerja Perawat Indonesia ke Luar Negeri yang diadakan Universitas Muhammadiyah Jakarta di Aula Rufaidah Lt. 5 Fakultas Ilmu Keperawatan, Kamis (22/12/16) yang dihadiri oleh ratusan peserta.
 
Elia berharap agar institusi pendidikan kesehatan seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta khususnya Fakultas Ilmu Keperawatan dapat berperan serta sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak siswa didik yang sesuai dengan permintaan luar negeri atau demand drive.
 
“Untuk bekerja ke luar negeri, para perawat harus berkualitas dan berkompeten agar dapat bersaing di dunia internasional" ujarnya.

 

 
Elia menyampaikan bagi institusi pendidikan kesehatan yang ingin siswa didiknya dapat bekerja ke luar negeri, agar menyesuaikan kurikulum/silabus belajar mengajar yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri.
 
Dalam diskusi seminar selama setengah hari tersebut, terungkap dari hasil penelitian tim FIK UMJ (2016) terhadap 151 (seratus lima puluh satu) responden di UMJ bahwa siswa didik di Fakultas Ilmu Keperawatan UMJ yang berminat bekerja ke luar negeri sangat tinggi (60,9%), serta penguasaan terhadap bahasa asing (84,8%) dan jabatan yang paling diminati bekerja ke luar negeri adalah di bagian Emergency(34,4). Seluruh responden (100%) mengatakan perlu adanya pelajaran tambahan bila ingin bekerja ke luar negeri utamanya penguasaan terhadap bahasa asing antara lain bahasa inggris, bahasa arab, bahasa jepang, bahasa mandarin dan lain lain. 
 
Untuk itu FIK UMJ, bila siswa didiknya ingin dapat bekerja ke luar negeri harus menyiapkan siswa didiknya agar berkualitas dan berkompeten serta memenuhi kualifikasi persyaratan bekerja ke luar negeri dan diharapkan memiliki sertifikasi internasional, ungkap Elia.
 
Universitas Muhammadiyah Jakarta siap menjadi pilot project lembaga penyedia atau penyuplai  tenaga kerja perawat untuk dapat bekerja di luar negeri dan menjadi salah satu lembaga pelaksana upskilling bagi perawat.
 
Ditambahkan bahwa, tantangan terbesar yang saat ini dihadapi Indonesia dalam menempatkan perawat diluar negeri adalah adanya perbedaan Brand/nomenklatur. Untuk mengatasinya BNP2TKI terus berperan aktif menjalin koordinasi dan kerjasama dengan kementerian/lembaga terkait serta stakeholders baik didalam maupun diluar negeri, guna memperbaiki dan meningkatkan kecakapan lulusan perguruan tinggi keperawatan di Indonesia. Untuk itu diperlukan  adanya lembaga sertifikasi yang diterima didunia internasional, agar perawat Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan keperawatan dan praktik keperawatan dapat bekerja sesuai dengan kualifikasi demand luar negeri.

 

Get Adobe Flash player

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Social Media

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||
f t g m